tugas ekonomi koperasi

1. Apakah Koperasi Menguntungkan ( secara keuangan ) Bagi Anggotanya

Ya, karena tujuan utama koperasi adalah meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Dengan adanya koperasi anggota yang membutuhkan kebutuhan pokok dapat membeli di koperasi dengan harga yang lebih murah. Anggota yang membutuhkan pinjaman modal usaha dapat meminjam di koperasi.maka dari itu para anggota tidak susah untuk meminjam kepada lembaga lain
Manfaat paling utama adalah anggota dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Manfaat koperasi bagi anggota tidak hanya memenuhi kebutuhan anggota. Beberapa keuntungan menjadi anggota koperasi adalah sebagai berikut :
a. Pada akhir tahun setiap anggota mendapat keuntungan yang disebut Sisa Hasil Usaha (SHU) Pembagian SHU Bersumber dari anggota SHU.
b. Setiap anggota dapat berlatih berorganisasi dan bergotong royong
Anggota dapat memiliki investasi,
c. Koperasi bisa membebaskan anggotanya dari lilitan hutang,
d. Koperasi bisa memberikan anggotanya tingkat bunga simpanan yang lebih besar.
e.Koperasi bisa menjadi tempat arisan.
e. Koperasi biasanya menjual barang dengan lebih murah
f. Setiap anggota dapat berlatih bertanggung jawab
g. Modal bersama ,dengan modal bersama berarti tidak perlu membayar bunga pinjaman modal.
h. Operasionalnya di lakukan bersama-sama sehingga tidak banyak mengeluarkan cost pengelolaan.
i. Melayani kepentingan bersama,sehingga ada kepastian para anggotanya mendapatkan kebutuhan yang di perluakan secara adil.
j. Pembagian laba yang adil di sesuaikan dengan besarnya pengabdian,sehingga tidak ada yang merasa di rugikan. Bagi hasil sesuai dengan usaha yang telah dilakukan oleh anggota.
k. Anggota dapat meminjam dana untuk modal modal usaha dan mengembalikan sesuai dengan     kemampuan mereka sampai seluruh hutang terbayarkan.
l. Anggota tidak diberatkan dengan sistem bunga seperti pinjaman pada bank komersil.
m. Anggota dapat meningkatkan batas pinjaman yang dapat diberikan, apabila pada pinjaman sebelumnya anggota dapat melunasi sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama
Koperasi bisa mendapatkan untung. Keuntungan koperasi bisa diperoleh antara lain dari laba penjualan dan jasa peminjaman. Keuntungan koperasi akan dikembalikan kepada anggota sebagai SHU (Sisa Hasil Usaha). Tentu saja setelah dikurangi biaya-biaya operasional. Pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha ini dibagi secara adil sehingga tidak ada yang dirugikan.
maka dari itu masyarakat terutama anggotanya akan mendapat kan keuntungan dan hidup lebih sejahtera dengan mejadi anggota dalam koperasi sehingga dapat dengan mudah meminjam uang dengan tingkat bunga simpanan yang lebih besar sehingga masyarakat dapat hidup berkecukupan dengan bergabung bersama koperasi.

2. contoh koperasi yang menguntungkan beserta kriterianya

KOPERASI PETERNAKAN BANDUNG SELATAN (KPBS) Pangalengan

Nama Koperasi        : Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS)
Alamat                     : Jl. Raya Pangalengan No 340 Desa Pangalengan, Kec. Pangalengan,
                                   Kab.   Bandung
Badan Hukum          : Nomor : 4353/BH/PAD/518-KOP/V/07
                                   Tanggal : 28-05-2007
 
Sejak zaman penjajahan Belanda di Pangalengan sudah dikenal peternakan sapi perah yang dikelola oleh perusahaan Belanda, perusahaan tersebut :
1. De Friesche Terp
2. Almanak
3. Van Der Els
4. Big Man
Untuk pemasaran hasil produksinya perusahaan tersebut mendirikan BMC (Bandungche Melk Center). Sewaktu pendudukan Jepang perusahaan tersebut dihancurkan dan sapinya dipelihara oleh penduduk sekitar sebagai usaha keluarga.
Untuk meningkatkan populasi sapi perah serta meningkatkan pendapatannya, bulan November 1949 didirikan koperasi dengan nama GAPPSIP (Gabungan Petani Peternak Sapi Indonesia Pangalengan). Mulai tahun 1961, GAPPSIP tidak mampu menghadapi labilnya perekonomian Indonesia, sehingga tataniaga persusuan sebagian besar diambil alih oleh  kolektor (tengkulak). Dengan kondisi demikian peternak mengalami kerugian karena harga susu yang diterima sangat rendah bahkan tidak sedikit jerih payah peternak tidak dibayar.
Dengan situasi dan kondisi tersebut, tahun 1963 GAPPSIP tidak mampu melakukan kegiatannya sebagai koperasi. Menyadari keadaan tersebut, atas prakarsa beberapa tokoh masyarakat yang disepakati oleh peternak pada tanggal 22 Maret 1969 didirikan koperasi yang diberi nama KOPERASI PETERNAKAN BANDUNG SELATAN disingkat KPBS Pangalengan. Bersamaan dengan dimulainya REPELITA I tanggal 1 April 1969 KPBS Pangalengan diberi Badan Hukum dan tanggal tersebut merupakan Hari Jadi KPBS Pangalengan. Sejak saat itu mulai mendapat pembinaan dari Pemerintah Kabupaten DT II Bandung, Gubernur Jawa Barat, Dirjen Peternakan dan mendapat bantuan dari UNICEF.
      KPBS terus mengalami perkembangan seiring dengan jumlah peternak yang semakin banyak yaitu dengan berdirinya Milk Treatment ( MI ) Goha di wilayah timur. MT yang terletak di Goha ini berdiri pada tahun 1998 dimaksudkan untuk mengantisipasi kerusakan susu segar dari para peternak sapi di wilayah timur karena akibat perjalanan jauh mobil tangki yang ditempuh. Kerusakan bisa disebabkan jalan rusak dan berdebu sehingga menyebabkan terkontaminasinya susus segar oleh mikroorganisme dari tangki.

Sumber:
http://pujiansah.blogspot.com/2013/01/contoh-koperasi-sukses-di-indonesia.html

Komentar

Postingan Populer